Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata
Kabupaten Sidoarjo

RUWAH DESA SEDENGAN MIJEN 2026: TRADISI TUMPENG TEMPE RAKSASA WARNAI HARI JADI KE-167 SIDOARJO

  • 01 Februari 2026
  • 75 kali

Minggu, 1 Februari 2026, dalam rangka melestarikan tradisi budaya sekaligus memperkuat identitas desa, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata terus mendukung penyelenggaraan Ruwah Desa di Desa Sedengan Mijen, Kecamatan Krian.

Ruwah Desa Sedengan Mijen merupakan tradisi tahunan yang sarat makna sebagai wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas keberkahan dan hasil usaha yang telah diperoleh. Keunikan yang menjadi daya tarik utama adalah hadirnya Tumpeng Tempe Raksasa, simbol kearifan lokal sekaligus representasi mata pencaharian mayoritas warga sebagai pengrajin tempe, adapun rangkaian kegiatan ruwah desa ini telah  dimulai pada tanggal 29 Januari 2026 yang lalu dengan pengajian akbar, pagelaran wayang kulit dan pameran UMKM local.

Tumpeng tempe berukuran besar tersebut menjadi ikon perayaan, menggambarkan semangat gotong royong, kreativitas, dan kebanggaan masyarakat desa terhadap produk unggulannya. Tradisi ini tidak hanya menjadi sarana doa bersama dan pelestarian budaya, tetapi juga momentum promosi potensi ekonomi kreatif berbasis kuliner lokal.

Pada tahun 2026, agenda Ruwah Desa Sedengan Mijen secara resmi telah masuk dalam Kalender Event Kabupaten Sidoarjo serta menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-167 Kabupaten Sidoarjo. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mendukung event budaya berbasis masyarakat sebagai daya tarik wisata daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Ruwah Desa Sedengan Mijen semakin dikenal luas, mampu menarik kunjungan wisatawan, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Mari bersama-sama kita lestarikan budaya lokal dan bangga berwisata di Sidoarjo.