Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata
Kabupaten Sidoarjo

Berdayakan Pemuda Organisasi, Disporapar Gelar Pelatihan "Voice of Woman" untuk Cetak Pemimpin Perempuan Masa Depan

  • 16 April 2026
  • 30 kali

BATU– Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggelar pelatihan kepemimpinan intensif bertajuk "Voice of Woman". Kegiatan ini secara khusus menyasar kader-kader perempuan dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) guna memperkuat keterwakilan perempuan dalam struktur pengambilan keputusan di organisasi.

Acara yang dilaksanakan di Hotel Purnama Batu pada Kamis s.d Jum’at 16 -17 April 2026 ini menjadi momentum penting bagi aktivis muda perempuan untuk mengasah ketajaman berorganisasi dan kemampuan retorika publik.


Fokus pada Kaderisasi Pemuda

Dalam sambutannya, Kepala Disporapar Yudhi Iriyanto, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa organisasi kepemudaan adalah laboratorium kepemimpinan yang paling efektif. Namun, ia mencatat bahwa tantangan perempuan dalam organisasi seringkali terletak pada kepercayaan diri untuk tampil di depan umum.

"Pelatihan Voice of Woman ini adalah komitmen kami untuk memastikan bahwa pemuda organisasi tidak hanya menjadi pelengkap administratif, tetapi mampu menjadi konseptor dan orator yang handal di organisasinya masing-masing," tegas Yudhi Iriyanto.


Penguatan Kapasitas Organisasi

Selain materi komunikasi, pelatihan ini juga menyisipkan agenda strategis bagi para anggota organisasi, antara lain:

  • Kepemimpinan Organisasi: Manajemen konflik dan teknik pengambilan keputusan di dalam forum resmi.
  • Advokasi Isu Perempuan: Melatih pemuda agar mampu menyuarakan isu gender dan kepemudaan secara terstruktur kepada pemerintah.
  • Networking & Kolaborasi: Membangun jejaring antar organisasi kepemudaan untuk menciptakan proyek kolaboratif di masa depan.


Mendorong Inklusivitas dalam OKP

Kepala Bidang Kepemudaan, Rachmad Eko Firmansjah, S.Sos menjelaskan bahwa target utama dari kegiatan ini adalah munculnya tokoh-tokoh perempuan baru yang siap menduduki kursi ketua atau posisi strategis lainnya di organisasi kepemudaan lokal.

"Kami ingin melihat perempuan-perempuan dari OKP, baik itu dari tingkat mahasiswa hingga sayap organisasi partai atau keagamaan, memiliki power yang setara dalam berargumen dan membawa perubahan," tambahnya.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari unsur organisasi kepemudaan, komunitas kreatif, dan perwakilan mahasiswa. Acara ditutup dengan sesi diskusi panel dan praktik langsung public speaking yang disambut antusias oleh seluruh peserta.