RAPAT KOORDINASI KELAS KHUSUS...
27 April 2026
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata
Kabupaten Sidoarjo
Malang, 28 Maret 2026 – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo secara resmi menggelar kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Pelopor 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Sinergi Hotel & Villa Dau Malang ini bertujuan untuk membekali para wirausaha muda Sidoarjo dengan strategi bisnis modern dan mentalitas kepemimpinan yang tangguh.
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan pemuda pilihan dari berbagai kecamatan di Sidoarjo yang bergerak di sektor kuliner, kriya, teknologi, hingga jasa kreatif.
Membangun Kemandirian Ekonomi Pemuda
Kepala Disporapar Sidoarjo, dalam sambutannya saat membuka acara, menekankan bahwa pelatihan ini adalah langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran terbuka dengan mencetak bibit-bibit pemuda pelopor yang mandiri.
"Kami tidak ingin pemuda Sidoarjo hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan ekonomi. Melalui pelatihan ini, kami memberikan instrumen agar mereka bisa menjadi pelopor di lingkungannya, menciptakan solusi, dan tentu saja membuka lapangan kerja baru," tegasnya.
Materi Unggulan dan Narasumber Ahli
Dalam pelatihan ini, Disporapar menghadirkan para praktisi bisnis berpengalaman dan akademisi untuk membedah kurikulum kewirausahaan yang relevan, meliputi:
Persiapan Menuju Seleksi Pemuda Pelopor
Selain peningkatan kapasitas, pelatihan ini juga menjadi ajang "pemanasan" bagi para peserta sebelum mengikuti seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi dan Nasional. Para peserta diberikan bimbingan teknis mengenai cara penyusunan portofolio dan fact finding yang menjadi standar penilaian utama dalam ajang bergengsi tersebut.
Harapan Pasca-Pelatihan
Disporapar berharap, setelah kegiatan ini berakhir, terbentuk sebuah jejaring (networking) antar-pengusaha muda di Sidoarjo. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan kolaborasi bisnis yang saling menguatkan ekonomi kerakyatan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.
"Sidoarjo memiliki potensi yang luar biasa. Dengan sentuhan inovasi dari para pemuda pelopor ini, kami optimis produk lokal kita mampu bersaing di kancah yang lebih luas," tutup salah satu narasumber pelatihan.